INFORMASI TERUPDATE

Tumbuhkan rasa cinta dengan menggunakan produk daerah sendiri untuk ikut serta melestarikan warisan adiluhung leluhur   Read more
TPS 7 Br. Tegal Desa Darmasaba Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali,  Bapak Putu Anom Read more
Dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Bali untuk membangun Sumberdaya Manusia di Bali yang unggul, cerdas serta berkarakter yang dimulai dari Read more

INFORMASI VIDEO

Facebook Posts

Tumbuhkan rasa cinta dengan menggunakan produk daerah sendiri untuk ikut serta melestarikan warisan adiluhung leluhur See MoreSee Less
Tumbuhkan rasa cinta dengan menggunakan produk daerah sendiri untuk ikut serta melestarikan warisan adiluhung leluhur See MoreSee Less
Selamat Tahun Baru Imlek See MoreSee Less
PELAKSANAAN PEMILIHAN PERBEKEL SERENTAK DI KABUPATEN BADUNG TAHUN 2021Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, Bapak Putu Anom Agustina, S.IP., M.Si beserta Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Drs. Si Ngurah Made Arya Astawa, M.Si melakukan monitoring ke beberapa Desa penyelenggara Pemilihan Perbekel di Kabupaten Badung. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, secara umum agenda pemilihan perbekel serentak berjalan lancar dan aman mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 72 Tahun 2020. Pemiihan Perbekel Serentak Kabupaten Badung diselenggarakan pada Hari Minggu, 7 Februari 2021. Agenda pemilihan Perbekel yang dilaksanakan di 34 Desa, telah memperoleh surat rekomendasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, dengan pertimbangan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung telah memenuhi seluruh aspek kesiapan pelaksanaan Pemilihan kepala Desa Serentak.Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara, calon Perbekel petahana yang meraih hasil perhitungan suara terbanyak sejumlah 14 orang yaitu :1. I Made Rumawan (Desa Belok Sidan)2. I Wayan Suandi,S.Pt. (Desa Getasan)3. A.A. Ngr. Gd. Eka surya, SH. (Desa Angantaka)4. I Nyoman Sugiarta, SE (Desa Mambal)5. Kadek sukarma, S.Kom (Desa Punggul)6. I Made Werdiana, SH (Desa Sangeh)7. I Made Semawan, SH (Desa Selat)8. Ni Nym. Rai Sudani, SH (Desa Sibangkaja)9. I Gusti Made Sudarpa,S.Sos. (Desa Taman)10. Ni Wayan Kerni, SH. (Desa Penarungan)11. I Nyoman Suarda (Desa Kekeran)12. I Made Rai Yasa, S.Sos. (Desa Pererenan)13. I Made Kamajaya, SE (Desa Tibubeneng)14. I Made Karyana Yadnya, SE (Desa Pecatu)sedangkan sejumlah 20 orang calon new comer berhasil meraih hasil perhitungan suara terbanyak yaitu:1. I Made Ordin ( Desa Pelaga)2. I Made Gantiana, SH (Desa Pangsan)3. I Nyoman Sunarta (Desa Sulangai)4. I Made Sudana, S.AP. (Desa Carangsari)5. I Wayan Kumara Natha, SH (Desa Ayunan)6. IB. Gede Mahatmananda Manuaba (Desa Blahkiuh)7. I Made Budiana, S.Sos. (Desa Dauh Yeh Cani)8. Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba, SH (Desa Darmasaba)9. I Wayan Sutarga (Desa Jagapati)10. I Wayan Wingharta, SH (Desa Mekar Bhuwana)11. I Gede Budiyoga (Desa Sedang)12. I Wayan Darmika (Desa Sibang Gede)13. I Ketut Winarya (Desa Gulingan)14. I Ketut Sadia Wijaya, SE. (Desa Werdi Bhuana)15. I Nyoman Suwarjana, SE. (Desa Mengwi)16. I Ketut Sukerta (Desa Sembung)17. Ida Bagus Tirtayasa (Desa Kuwum)18. I Ketut Wira Adi Atmaja (Desa Buduk)19. I Putu Hendra Sastrawan, S.SI. (Desa Cemagi)20. I Wayan Mudana, ST. (Desa Kutuh)link : dpmddukcapil.baliprov.go.id/pelaksanaan-pemilihan-perbekel-serentak-di-kabupaten-badung-tahun-2021/ See MoreSee Less
Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Sosialisasikan “Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Milenial” melalui Dialog Interaktif Dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Bali untuk membangun Sumberdaya Manusia di Bali yang unggul, cerdas serta berkarakter yang dimulai dari keluarga di Era Milenial, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali melalui Sekretaris Ni Made Suwastini bersama Narasumber Ni Gusti Ketut Diana Setiawati, M.Psi., Psikolog mensosialisasikan “Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Milenial” melalui siaran dialog interaktif di RRI Denpasar (1/02/2021).Narasumber Ni Gusti Ketut Diana Setiawati, M.Psi., Psikolog menjelaskan pentingnya penerapan pola asuh yang tepat pada anak sesuai perkembangan jaman dan kebutuhan anak sehingga nanti menghasilkan generasi yang berkarakter, unggul dan berdaya saing. Harus disadari juga oleh para orang tua, bahwa peran menjadi orang tua itu bukanlah sesuatu yang mudah melainkan dibutuhkan kesiapan, karena orang tua bertanggungjawab membentuk kepribadian anak dan orang tua bertanggungjawab membentuk interaksi antara anak dan orang tua agar kebutuhan-kebutuhan anak terpenuhi, itulah yang disebut pola asuh. Selanjutnya dijelaskan juga bahwa dalam Psikologi dikenal adanya 4 (empat) tipe pola asuh yaitu otoriter, permisif, lalai, dan demokratis. Pola asuh otoriter mempunyai ciri seperti orang tua yang berkuasa sedangkan anak tidak boleh membantah dan anak harus ikut apa kata orang tua. Kemudian pola asuh permisif, adalah kebalikan dari otoriter yaitu pola asuh yang serba memperbolehkan kepada anak, dengan kata lain anak dimanjakan sehingga anak kesulitan dalam mengikuti aturan dan kontrol terhadap dirinya sendiri. Sedangkan pola asuh yang lalai berprinsip yang penting kebutuhan dasar anak sudah terpenuhi, sedangkan terkait kebutuhan anak lainnya orang tua cenderung tidak responsif. Dan terakhir pola asuh demokratis adalah gabungan antara otoriter dan permisif yaitu ada aturan dari orang tua yang ditegakkan namun orang tua responsif terhadap kebutuhan anak, dampaknya anak merasa dihargai dan merasa punya kesempatan untuk mengungkapkan pemikirannya. Pada era milenial ini agar anak mempunyai daya juang yang tangguh untuk mengeksplorasi dirinya, maka pola asuh yang demokratis yang paling sesuai diterapkan.Sekretaris Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ni Made Suwastini menyampaikan bahwa sejatinya sasaran gerakan PKK adalah di keluarga yaitu unit terkecil dari masyarakat, dimana landasan dalam gerakan PKK adalah cinta dan kasih sayang. Berkaitan dengan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Milenial sebenarnya Tim Penggerak PKK mempunyai program/kegiatan tentang Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) yang dilaksanakan melalui kegiatan lomba. Namun mengingat masih dalam kondisi Pandemi, kegiatan lomba secara langsung akan dievaluasi kembali. Kegiatan Tim Penggerak PKK saat ini masih melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Juga dijelaskan bahwa selama ini PKK menjadi mitra dan pelaksana program dan instansi pemerintah di lapangan yang mempunyai program pengasuhan anak di Instansi BKKBN seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja maupun Dinas Kesehatan seperti Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Keluarga. See MoreSee Less