
NARASI KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS BUMDESA
Pada Hari Senin s/d Rabu tanggal 27 s/d 29 Mei 2019 bertempat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali, Jln. Hayam Wuruk, No. 152, Denpasar Bali, telah dilaksanakan Bimbingan Teknis Sistem Peningkatan Kapasitas Pengelola Badan Usaha Milik Desa dengan mengundang 35 Pengelola BUMDesa di Kabupaten/Kota dengan rincian 4 Orang dari Kab. Jembrana, 4 Orang dari Kab. Tabanan, 3 Orang dari Kab. Gianyar, 4 Orang dari Kab. Badung, 4 Orang dari Kab. Klungkung, 4 Orang dari Kab. Bangli, 5 Orang dari Kab. Karangasem, 5 Orang dari Kab. Buleleng, dan 2 Orang dari Kota Denpasar.
Adapun Narasumber kegiatan Bimbingan Teknis tersebut berjumlah 6 orang yang terdiri dari Kepala Dinas PMD Provinsi Bali dengan judul materi Kebijakan Pemprov Bali Dalam Pengembangan BUMDesa, Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dengan judul materi Manajemen Pengelolaan BUMDesa, Koordinator Prodi Magister Akuntasi UNUD dengan judul materi Model Klasifikasi, Evaluasi dan Study Kelayakan Potensi BUMDesa, Widya Iswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Bali dengan judul materi Inovasi Pengembangan BUMDesa di Era Globalisasi dan Digitalisasi, Penyuluh Perindag Madya Disdagprin Provinsi Bali dengan judul materi Strategi Penguatan Produk Unggulan BUMDesa Dalam Menciptakan Branding Bali, dan Kepala Seksi Pengembangan UEM dengan materi RKTL Kegiatan Bimbingan Teknis.
Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah masih banyak kendala dan hambatan dalam pengembangan BUMDesa yaitu dari sisi manajemen pengelolaan BUMDesa baik dari sisi administrasi pembukuan, inovasi pengelola serta strategi pemasaran. Maka dari itu, maksud serta tujuan pelaksaan Bimbingan Teknis ini adalah diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dalam pengelolaan BUMDesa secara baik khususnya mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan modal yang dimiliki desa yang nantinya diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Dengan pelaksanaan Bimtek ini diharapkan BUMDesa dapat berinovasi dalam pengembangan usahanya dan bisa bersinergi dengan usaha yang dikembangkan desa adat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan misi Pemerintah Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru khususnya misi 17 yaitu membangun dan mengembangkan industri kecil dan menengah berbasis budaya (Branding Bali) untuk memperkuat perekonomian Krama Bali.
NARASI KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS BUMDESA
Pada Hari Senin s/d Rabu tanggal 27 s/d 29 Mei 2019 bertempat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali, Jln. Hayam Wuruk, No. 152, Denpasar Bali, telah dilaksanakan Bimbingan Teknis Sistem Peningkatan Kapasitas Pengelola Badan Usaha Milik Desa dengan mengundang 35 Pengelola BUMDesa di Kabupaten/Kota dengan rincian 4 Orang dari Kab. Jembrana, 4 Orang dari Kab. Tabanan, 3 Orang dari Kab. Gianyar, 4 Orang dari Kab. Badung, 4 Orang dari Kab. Klungkung, 4 Orang dari Kab. Bangli, 5 Orang dari Kab. Karangasem, 5 Orang dari Kab. Buleleng, dan 2 Orang dari Kota Denpasar.
Adapun Narasumber kegiatan Bimbingan Teknis tersebut berjumlah 6 orang yang terdiri dari Kepala Dinas PMD Provinsi Bali dengan judul materi Kebijakan Pemprov Bali Dalam Pengembangan BUMDesa, Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dengan judul materi Manajemen Pengelolaan BUMDesa, Koordinator Prodi Magister Akuntasi UNUD dengan judul materi Model Klasifikasi, Evaluasi dan Study Kelayakan Potensi BUMDesa, Widya Iswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Bali dengan judul materi Inovasi Pengembangan BUMDesa di Era Globalisasi dan Digitalisasi, Penyuluh Perindag Madya Disdagprin Provinsi Bali dengan judul materi Strategi Penguatan Produk Unggulan BUMDesa Dalam Menciptakan Branding Bali, dan Kepala Seksi Pengembangan UEM dengan materi RKTL Kegiatan Bimbingan Teknis.
Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah masih banyak kendala dan hambatan dalam pengembangan BUMDesa yaitu dari sisi manajemen pengelolaan BUMDesa baik dari sisi administrasi pembukuan, inovasi pengelola serta strategi pemasaran. Maka dari itu, maksud serta tujuan pelaksaan Bimbingan Teknis ini adalah diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dalam pengelolaan BUMDesa secara baik khususnya mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan modal yang dimiliki desa yang nantinya diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Dengan pelaksanaan Bimtek ini diharapkan BUMDesa dapat berinovasi dalam pengembangan usahanya dan bisa bersinergi dengan usaha yang dikembangkan desa adat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan misi Pemerintah Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru khususnya misi 17 yaitu membangun dan mengembangkan industri kecil dan menengah berbasis budaya (Branding Bali) untuk memperkuat perekonomian Krama Bali.
FOTO PELAKSANAAN KEGIATAN